
Di balik setiap perangkat ECG wearable terdapat baterai sebagai sumber utamanya. Baterai yang tepat menjaga perangkat tetap beroperasi, memberikan kenyamanan bagi pengguna, dan membantu memastikan hasil pengukuran yang akurat. Baterai polimer soft-pack MOTOMA dirancang untuk aplikasi medis wearable: tipis, fleksibel, dan andal.
Patch ECG wearable menempel dekat dengan kulit, sehingga kenyamanan sangat penting. Baterai MOTOMA dapat dibuat setipis 0.9 mm dan menggunakan struktur laminasi fleksibel yang mengikuti kontur tubuh dengan nyaman.
Pemantauan ECG terus-menerus membutuhkan daya yang stabil. Sel polimer MOTOMA mencapai kepadatan energi hingga 780 Wh/L, memberikan waktu operasi panjang tanpa memperbesar ukuran perangkat dan memungkinkan pemantauan 24/7 yang andal.
Keamanan sangat penting untuk perangkat yang bersentuhan dengan kulit. Baterai MOTOMA menggunakan film laminasi aluminium multilapis, perlindungan bawaan terhadap pengisian berlebih dan pengosongan berlebih, serta sensor suhu NTC untuk mengurangi risiko kebocoran atau pembengkakan.
Dari kondisi luar ruangan yang dingin hingga lingkungan hangat saat bersentuhan dengan kulit, baterai MOTOMA bekerja dengan andal pada rentang -40°C hingga +60°C, membantu mempertahankan sinyal ECG yang akurat dan kinerja yang stabil.
Setiap desain perangkat wearable berbeda. MOTOMA menawarkan bentuk dan kapasitas khusus agar sesuai dengan geometri dan kebutuhan arus setiap perangkat, dengan keseimbangan antara ukuran ringkas, waktu operasi panjang, dan kenyamanan pengguna.
MOTOMA memiliki keahlian teruji dalam baterai polimer yang fleksibel, aman untuk aplikasi medis, dan memiliki kepadatan energi tinggi. Bagi produsen perangkat ECG wearable, hal ini berarti sumber daya yang nyaman, andal, dan tepercaya di setiap detak jantung.